Belajar sejarah menyebalkan??
sepertinya tidak berlaku ketika membaca buku ini. Ini adalah buku Larry Gonick setelah Kartun Peradaban yang berjumlah 3 jilid. Seperti biasa, istilah/ sesuatu yang sulit dicerna akan dibuat mudah oleh Gonick dengan karakter kartun yang lucu. Sisi lain yang bernilai lebih adalah komentar “nylekit” dari para tokohnya tentang kondisi sosial budaya (dan agama) saat itu (beberapa imbas ke hari ini?).
Misalnya pengeluaran Surat Pengampunan oleh Gereja sebagai sumber dana yang potensial bagi kelangsungan hidup Gereja🙂
Sejarah munculnya agama islam yang sangat lucu misalnya, mengapa orang eropa enggan masuk islam? karena waktu puasa siang hari sangat lama. Saat itu menurut pengarangnya, bulan puasa masih mengikuti tahun matahari dan belum diubah ke hijriyah.
Kemudian pembaca akan terkejut sewaktu menginjak bagian sejarah Amerika. Ironis karena ternyata standar ganda Amerika telah ada sejak awal kemerdekaan. Tokoh-tokoh yang menggaungkan kemerdekaan amerika kebanyakan mempunyai budak ratusan ekor..eh orang.

Setelah membaca kartun/ komik ini seharusnya menjadi pelajaran dan bisa memicu kondisi hidup/ peradaban yang lebih baik di banding sebelumnya.

Update:
Oh…hari ini 4 Juli ??? berarti pas hari kemerdekaan Amerika.
Mari kita kenang tokoh-tokoh kemerdekaan beserta budak yang dimilikinya.
Dalam buku Industri Holocaust, Jerman diharuskan mengganti kerugian material terhadap warga yahudi korban holocaust (padahal holocaust hanya mitos?). Seharusnya Amerika menanggung kerugian material para korban perbudakan. Dengan logika yang sama Belanda pun seharusnya juga menanggung kerugian bangsa Indonesia selama penjajahan 3,5 abad.
Karena hak milik sepanjang masa tidak bisa dirampas begitu saja kecuali ada mekanisme jual-beli.
Siapa tahu moyang penulis sebenarnya memiliki pulau Jawa utuh sebelum dirampas🙂
duh kok ngelantur ya😀

PS.
Kalo perilaku parasit gimana ya?
Hehe..Maaf buat Deden, Robby, Bayu, pak Thohar dan para korban penjarahan penulis lainnya