Alhamdulillah, setelah instalasi gagal sebanyak 5X, instal Windows XP 2 kali dan Data Master terformat tak sengaja (hik..). Akhirnya berhasil juga si bandel Mac OS X Leopard masuk ke laptop kesayangan penulis; IBM T42.

Singkat saja, agar anda tidak mengalami musibah seperti penulis, panduannya sebagai berikut:
Eitsss.. tunggu dulu, jangan lupa menyiapkan partisi untuk nongkrongnya ‘Sang Leo’ minimal 6 Gb
=============
Partisi milik penulis (Harddisk 80 Gb):
Primary partition: C: Windows XP, NTFS, 7 Gb
Logical Partition:
D: Data, NTFS, 30 Gb
E: Master, NTFS, 20 Gb
F: Cadangan, NTFS, 12 Gb
G: Leopard, NTFS (partisi sementara), 7 Gb
==============

Oke, mari kita mulai:
1. Masuk dulu ke BIOS. Biasanya segera pencet Del/ F1 pada saat komputer/laptop dihidupkan. Pastikan bahwa urutan booting diawali oleh CD ROM.
2. Masukkan DVD installer Mac OS X 10.5.1 (penulis memakai versi KALYWAY, dua versi lainnya gagal terus…).
3. Pada saat muncul tulisan “Press any key….”, tekan sembarang tombol lalu tunggu sambil minum teh🙂
4. Muncul logo buah Apel (Apple), tunggu lagi sambil makan roti…
5. Nah lalu muncul gambar desktop Mac. Di sini mulai hati-hati:
– Pemilihan Bahasa pilih English (default),Continue
– Pemilihan partisi; ingat partisi yang telah disiapkan sebelumnya yaitu Leopard, 7 Gb, partisi ini akan diformat berdasarkan filesystem-nya Mac, yaitu Mac extended (journaled).
Masuk ke Taskbar > Utilities > Disk Utility
Pilih partisi tadi (Leopard), lalu ERASE. Berhati-hatilah agar tidak ceroboh salah pilih seperti penulis dengan resiko DATA yang terformat.
Setelah itu klik VERIFY. Oke. Tutup jendela Disk Utility untuk kembali ke menu instalasi.
6. Pilih Partisi untuk Mac lalu klik Continue. STOP! tarik nafas dulu.
7. Pilih Customize; Beri tanda Centang HANYA pada:
– SSE2
– Boot MBR
(Kosongkan yang EFI)
Informasi ini diperoleh dari forum.insanelymac.com.
Ingat, hanya DUA yang dicentang untuk IBM T42. Spesifikasi komputer beda yang di centang juga beda !!
Klik Done.
8. Klik Instal untuk memulai instalasi. Bila muncul “checking DVD….” klik SKIP saja boleh. Nah, tunggu sambil tidur. Karena ini akan memakan waktu yang suuuaaaangat luuuuaaaaama (apalagi bagi yang tidak sabaran seperti penulis🙂 )
9. Bila laptop dibiarkan tanpa “dicolek colek”, nanti akan restart sendiri dan masuk ke sistem operasi yang baru diinstal. Tampilan pertama yang akan muncul adalah setting negara, waktu pengguna dan lain-lain yang tidak perlu dijelaskan di sini. Dan akhirnya….
Grrrrrooarrr…Leopard akan mengaum!

Bila sudah puas mencoba dan berkenalan dengan Leopard, silahkan restart laptop. secara default (standar) bila didiamkan akan masuk Mac OS lagi. Tetapi bila menginginkan masuk Windows XP, pada saat muncul tampilan “Press any key…” cepat menekan ESC. Perhatikan di sana akan muncul daftar Partisi harddisk. Pilih daftar paling atas, maka anda akan dibawa ke sistem operasi Windows XP.
Semoga bermanfaat.
Gambar-gambar menyusul ya….
update:

Genghis Khun

PS:
Data Master milik penulis yang hilang sekarang sudah kembali berkat program GetDataBack. Tetapi sayang hanya 25% huhuhu…
Buat Helfi; Maaf gak jadi pesan laptop Mac. Apa yang dirindukan sudah datang🙂